Mediamaz Work

mediamaz work

Mediamaz Work

Member of Mediamaz Group

investasi pemula

Tips Investasi Pemula Untuk Pekerja Freshgraduate

Investasi pemula cocok untuk seorang fresh graduate yang baru mendapat pekerjaan atau newjobber. Antusiasme setelah mendapat penghasilan pertama dalam hidup mereka kadang membuat mereka melupakan hal yang namanya investasi.

Belum lagi dorongan untuk membeli barang-barang yang sebelumnya tidak bisa dibeli karena uang yang diperoleh masih dari orang tua. Jangankan penghasilan yang diperoleh bisa diinvestasikan, untuk kebutuhan konsumsi saja terkadang sulit.

Perencana Keuangan menjelaskan agar bisa berinvestasi, para newjobber (pekerja pemula) ini harus terlebih dahulu memiliki kebutuhan akan investasi itu sendiri. Hal termudah yang mereka bisa lakukan adalah dengan menjadikan investasi sebagai biaya yang harus dikeluarkan.

Fungsi Anggaran Perbulan

Terlepas dari hal itu semua, para newjobber dan bahkan para pekerja yang sudah berpengalaman harus bisa membuat anggaran setelah mendapat gajian. Ada beberapa pos anggaran yang menjadi kebutuhan dalam sebulan

1. Pengeluaran untuk pembayaran utang

Pertama, Untuk pengeluaran utang ini menurut praktik pengelolaan keuangan secara umum, sebaiknya tidak boleh melebihi 30 persen dari gaji. Jika lebih dari 30 persen maka bisa-bisa akan terjadi kekurangan pada pos-pos lainnya yang tidak kalah penting dan akan menyebabkan kita akan terus mempunyai utang untuk menutupi kekurangan yang terjadi setiap bulan.

2. Pengeluaran bulanan

Kedua, Pengeluaran bulanan ini meliputi biaya membayar kos atau kontrakan, biaya makan dan transportasi, biaya anak sekolah, asuransi, sosial (zakat/sedekah), uang kepada orang tua, pembayaran listrik dan air serta pengeluaran rutin lainnya yang harus dikeluarkan tiap bulan. Bagi yang sudah berkeluarga porsi untuk pengeluaran ini bisa mencapai 40 persen dari gaji. Sedangkan bagi yang belum menikah, pengeluaran bulanan bisa hanya 20 persen dari gaji.

3. Pengeluaran pribadi

Ketiga, Pos pengeluaran pribadi ini bisa meliputi biaya pemakaian pulsa telepon bulanan, belanja (shopping), hangout bersama teman, pergi nonton ke bioskop ataupun pergi ke tempat-tempat kuliner dan wisata atau bahkan digunakan untuk membeli buku atau workshop/seminar guna memperluas ilmu pengetahuan dan wawasan. Terakhir dan yang paling penting dari pengeluaran bulanan ini adalah pos untuk investasi atau menabung, sebaiknya minimal 10 persen dari penghasilan bisa dikeluarkan untuk berinvestasi.

Investasi Reksadana

Dalam berinvestasi banyak instrumen yang bisa digunakan oleh para newjobber ini, salah satunya reksadana.  Berinvestasi di reksadana juga lengkap karena memiliki produk mulai dari risiko paling rendah sampai paling tinggi. Selain itu, likuiditas yang tinggi karena mudah dicairkan dan ada manajer investasi sebagai pihak yang wajib membeli kembali reksadana tadi.

Lalu, bagaimana hasilnya apabila seorang newjobber yang memiliki rata-rata penghasilan di atas Rp4 juta per bulan ini bisa menyisihkan minimal 10 persen dari penghasilannya untuk berinvestasi di reksadana?

Tersedia produk reksadana jenis pasar uang yang sangat cocok untuk kebutuhan pemula. Reksadana pasar uang adalah produk keuangan yang dikelola oleh manajer investasi dan berbentuk investasi kolektif yang terdiri dari kumpulan aset pasar uang (portofolio) seperti deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari setahun. Seperti diketahui, kedua aset portofolio jenis reksadana ini minim risiko fluktuasi di pasar keuangan.

Cara Kerja Reksadana

Apabila secara rutin para newjobber mulai menyimpan uang Rp400 ribu per bulan di reksadana pasar uang, maka dalam 3 tahun, dana investasi akan menjadi Rp15,84 juta dengan return 9,28 persen. Nilai ini lebih tinggi apabila menabung di bank dengan bunga 2 persen per tahun. Selain itu imbal hasil investasi di reksadana juga tidak kena pajak, adapun bunga tabungan atau deposito terkena pajak 20 persen.

Dengan dana tersebut, seorang karyawan pemula dengan gaji sedikit di atas UMR DKI Jakarta tersebut bisa mengumpulkan dana untuk investasi. Hasil dananya bisa digunakan untuk tambahan dana membeli sepeda motor guna menunjang transportasi, tambahan uang muka rumah, hingga tambahan modal usaha kecil-kecilan. Atau jika kita memang ingin mencoba produk investasi dan berani mengambil risiko, bisa tabung di reksadana campuran atau saham.

Bagaimana Cara Memulai Investasi?

Perlu diketahui, seorang investor pemula disarankan untuk berinvestasi di reksadana pasar uang. Jenis reksadana ini cocok untuk masa investasi sekitar 1 tahun dan minim risiko fluktuasi.

Selalu pahami profil risiko investasi kita, target investasi, serta kebutuhan dan kemampuan investasi kita sebelum memutuskan untuk memilih produk investasi. Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

0/5 (0 Reviews)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top